Search for:
DPD HANURA SULSEL USUL PERCEPAT MUNAS DAN PEMEKARAN DAERAH

Makassar, Bappilu – DPD Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Sulawesi Selatan menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) I di Hotel Grand Malebu, Makassar, Senin (22/07/2024). Dalam rapat yang dihadiri oleh Ir. Bahran Andang, MT., Wakil Sekjend DPP Partai Hanura, Sekretaris Bappilu DPP Partai Hanura, sekaligus Sekretaris TPPP DPP Partai hanura menghasilkan tiga rekomendasi utama disepakati untuk diusulkan ke tingkat pusat.

Ketua DPD Hanura Sulsel, Kolonel (Purn) Amsal Sampetondok, menyampaikan bahwa rekomendasi pertama adalah mempercepat pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) DPP Hanura dari jadwal semula pada Desember 2024.

“Jadwalnya Desember, rekomendasi dari Sulsel agar Munas dimajukan. Soal kapan, keputusannya ada di DPP, intinya dimajukan saja. Pertimbangannya, karena ada Pilkada,” ujar Amsal di sela-sela Rapimda.

Rekomendasi kedua, lanjut Amsal, adalah mendukung kembali Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum (Ketum) DPP Hanura. Dukungan ini datang dari 24 DPC kabupaten/kota yang sepakat bahwa OSO harus tetap memimpin partai.

“Beliau sangat bekerja keras membesarkan Partai Hanura. Sosok Pak OSO adalah tokoh nasional yang diperhitungkan. Kinerja Pak OSO juga telah memberikan sisa hidupnya untuk partai, pencapaian memajukan pembangunan di daerah,” jelasnya.

Rekomendasi ketiga adalah meminta pemerintah pusat agar segera mencabut moratorium dan melaksanakan keinginan masyarakat untuk mengadakan daerah otonomi baru (DOB) untuk provinsi dan kabupaten/kota.

“Termasuk Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah. Memang sudah waktunya, potensi kondisi wilayah, potensi wilayah, demografinya, sumber daya alamnya, sumber daya manusianya, sudah wajib dibanding daerah lain,” ungkapnya.

Amsal menambahkan, masyarakat telah lama mengidamkan pembentukan Provinsi Luwu Raya. Maka dari itu, pemekaran Kabupaten Luwu Tengah perlu segera direalisasikan, sebab usulan tersebut sudah ada sejak 20 tahun lalu.

“Karena untuk mencukupkan satu provinsi sesuai undang-undang, diperlukan lima kabupaten/kota. Di sana baru ada empat. Jadi harus ada Luwu Tengah untuk pembentukan Provinsi Luwu Raya,” tutup Amsal.

HANURA SUMSEL USULKAN OSO KEMBALI JADI KETUM DAN PERCEPAT MUNAS

Palembang, Bappilu – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) di Hotel Beston Palembang pada Sabtu (20/7/2024). Dalam rapat tersebut, dua agenda utama dibahas: percepatan pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) partai Hanura dari Desember 2024 menjadi Agustus 2024, serta rekomendasi untuk mengangkat kembali Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Hanura. Ketua DPD Hanura Sumsel, Ahmad Al Azhar, menjelaskan bahwa percepatan Munas ini bertujuan untuk mempersiapkan partai menghadapi Pilkada serentak 2024 dan memberikan penyegaran kepemimpinan.

Azhar menekankan bahwa Rapimda ini juga bertujuan untuk mengevaluasi capaian hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 14 Februari 2024 dan mempersiapkan Pilkada serentak. “Pastinya kita akan membawa hasil rapat Rapimda DPD ke pusat, untuk Munas dipercepat. Dipercepatnya Munas ini, karena akan ada Pilkada sehingga butuh penyegaran dan agar lebih siap,” ujarnya. Azhar juga mengungkapkan alasan di balik dorongan untuk kembali memilih OSO sebagai Ketum. Menurutnya, meskipun hasil Pileg lalu belum memuaskan, OSO adalah sosok yang paling pas dan siap untuk memimpin partai saat ini.

Di sisi lain, Partai Hanura akan segera mengumumkan dukungan untuk sejumlah bakal calon kepala daerah (Balonkada) di Provinsi Sumsel pada Pilkada 2024. Dari 17 kabupaten/kota se-Sumsel, sembilan daerah sudah fix dan tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) dalam format B1 Kwk. “Beberapa nama yang kemungkinan besar diusung seperti di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Lucianty, Banyuasin Askolani-Netta, dan Musi Rawas Utara (Muratara) Firsa-Efriansyah,” jelas Azhar. Selain itu, Lubuk Linggau akan mengusung Rahmat Hidayat (Yoppi Karim)-Rustam Effendi, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Devi Harianto-Ferdinand, dan nama-nama calon lainnya di berbagai daerah.

Azhar juga menambahkan bahwa keputusan final mengenai pengusungan balonkada akan ditetapkan oleh DPP Hanura, berdasarkan hasil survei internal partai. “Sebenarnya B1 Kwk sudah, tinggal diserahkan saja di Jakarta langsung oleh Ketum,” tuturnya. Proses penjaringan calon kepala daerah dilakukan oleh DPD dan DPC, tetapi keputusan akhir mengenai calon akan diambil oleh DPP Hanura.

DPD PARTAI HANURA PROVINSI KALBAR GELAR RAPIMDA PERSIAPAN PILKADA 2024

Pontianak, Bappilu – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Kalimantan Barat menyelenggarakan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) tingkat I di Grand Mahkota Hotel Pontianak pada Kamis (18/7). Acara ini dibuka oleh Penjabat Gubernur Provinsi Kalbar, Harisson, dengan simbolis pemukulan gong.

Rapimda DPD Partai Hanura Kalbar ini berfungsi sebagai ajang evaluasi hasil pemilihan legislatif (Pileg) 2024 dan persiapan menghadapi Pilkada serentak tahun 2024 di Kalbar. Dalam sambutannya, Pj Gubernur Kalbar Harisson memberikan apresiasi kepada seluruh kader Partai Hanura atas kontribusinya dalam pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Ia mengakui bahwa kader Partai Hanura memiliki semangat dan komitmen tinggi dalam menjalankan tugas politik dan pelayanan kepada masyarakat.

“Rapimda ini merupakan momentum penting untuk merumuskan kebijakan strategis yang akan menjadi pedoman bagi langkah-langkah Partai Hanura ke depan,” ujar Harisson.

Harisson berharap agar Rapimda DPD Partai Hanura Kalbar dapat menyusun program-program inovatif dan solutif untuk menjawab berbagai tantangan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat. Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Kalbar, Suyanto Tanjung, mengungkapkan bahwa Rapimda ini juga menjadi ajang evaluasi hasil Pileg 2024 yang penuh dinamika.

“Di tingkat provinsi, alhamdulillah, suara kita (Partai Hanura) naik 100 persen. Untuk mengukur politik 2024, kami mengundang seluruh teman-teman di daerah untuk dibicarakan dalam Rapimda ini,” pungkasnya.

Suyanto menambahkan bahwa dalam Rapimda tersebut, pihaknya ingin memastikan bahwa Partai Hanura Kalbar mengambil peran penting dalam Pilkada serentak pada November mendatang bersama para calon.

Dalam Rapimda ini, mereka akan mendengar masukan dari DPC seluruh kabupaten/kota se-Kalbar. Masukan-masukan tersebut kemudian akan didiskusikan di DPD dan diserahkan kepada DPP untuk memutuskan para bakal calon yang akan mendapatkan rekomendasi dari Partai Hanura.

“Kami tegak lurus dan patuh dengan keputusan DPP. Sebagai kader, kami akan melaksanakan apapun keputusan DPP, suka atau tidak, mau atau tidak,” ujar Suyanto.

HANURA SULBAR DUKUNG PHS DI PILGUB 2024

Mamuju, Bappilu – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Sulawesi Barat (Sulbar) secara resmi mendukung Prof. Husain Syam (PHS) sebagai Calon Gubernur Sulbar periode 2024-2029. Dukungan ini diumumkan dalam konferensi pers sebelum Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Hanura di Hotel Maleo, Mamuju. Pernyataan dukungan ini juga dihadiri oleh Ketua DPC Hanura dari enam kabupaten serta para pengurus partai.

Ketua DPD Hanura Sulbar, Zul Fahmi, menyatakan, “Hanura Sulbar menyatakan sikap mendukung PHS sebagai calon Gubernur Sulbar periode 2024-2029. Kami menginstruksikan seluruh kader di Sulbar untuk ikut terlibat memenangkan PHS di Pilgub 2024. Hanura hari ini sudah punya calon dan memiliki dua kursi di DPRD Sulbar untuk mendukung beliau maju sebagai calon Gubernur.”

Selain itu, Partai Hanura juga telah menyetujui calon pasangan yang direkomendasikan oleh PHS untuk menjadi Wakil Gubernur, yaitu Arwan Aras Tammauni.

Dalam kesempatan yang sama, PHS menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas dukungan dari Partai Hanura. “Dukungan ini menjadi bagian dan kekuatan yang tidak terkira. Saya bangga dan berterima kasih, dan dengan dukungan ini saya berkomitmen menjadi bagian dari Hanura,” ungkap PHS.

PHS juga mengklaim telah mendapatkan dukungan dari Partai Golkar karena memilih Arwan Aras sebagai pasangannya. Arwan Aras adalah anak dari Ketua Golkar Sulbar, Aras Tammauni.

Terkait deklarasi resmi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, PHS menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari masing-masing partai pengusung. “PAN, Golkar, PPP, PKS, PKB, dan PDIP semuanya on progress ke saya. Kita rapikan dulu B1KWK partai pengusung, setelah itu deklarasi. Ini bentuk komitmen siapapun yang menjadi bagian dari kita itu tidak akan kita lupakan,” pungkasnya.

Dukungan dari Hanura Sulbar ini diharapkan dapat memperkuat posisi PHS dalam kontestasi Pilgub Sulbar 2024, sekaligus memobilisasi seluruh kader Hanura di Sulbar untuk memenangkan PHS dan pasangannya.

HANURA JABAR SOLID DUKUNG OESMAN SAPTA ODANG KEMBALI JADI KETUA UMUM

Bandung, Bappilu – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Hanura Jawa Barat mendukung Oesman Sapta Odang (OSO) untuk kembali menjadi Ketua Umum Partai Hanura periode 2024-2029. Dukungan tersebut disampaikan Ketua DPD Hanura Jabar, Dian Rahadian, usai memimpin ‘Rapat Pimpinan (Rapimda) Partai Hanura Provinsi Jawa Barat’ yang digelar di Grand Hotel Preanger, Kota Bandung, pada Selasa-Rabu (23-24/7/2024).

Dian mengatakan bahwa pada rapat ini, kader dan pengurus Hanura se-Jabar solid dengan keputusan yang akan dibawa pada Musyawarah Nasional (Munas) Hanura yang rencananya digelar akhir 2024 nanti.

“Atas nama DPD Partai Hanura Provinsi Jawa Barat dan seluruh DPC Partai Kota/Kabupaten se-Jawa Barat, kami menitipkan hasil-hasil Rapat Pimpinan II Partai Hanura dan memohon kembali kepada Ketua Umum Oesman Sapta untuk berkenan kembali menjadi Ketua Umum Partai Hanura periode 2024-2029,” kata Dian.

Selain menyampaikan dukungan kepada OSO, dalam rapat tersebut DPD Hanura Jabar juga membahas mengenai strategi menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

“Setelah hasil pemilu yang kurang mengembirakan tentunya tidak membuat kita berdiam diri, tidak membuat kita larut dalam kesedihan, tapi bagaimana setelah mengevaluasi kita menatap hari depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Dian mengatakan bahwa melalui Rapimda ini, pihaknya akan membahas terkait ide, gagasan, serta strategi dalam memenangkan calon kepala daerah (Cakada) yang diusung di Pilkada 2024.

“Kita fokus bersama, kita bahas bersama, membangun sebuah kebersamaan, membangun sebuah ide, gagasan, strategi sehingga pilkada besok meskipun tidak mengikuti di 27 kabupaten kota tetapi kita akan memaksimalkan agar Cakada yang diusung bisa memenangkan Pilkada,” katanya.

Dian mengakui bahwa hasil Pemilu 2024 banyak yang menjadi bahan evaluasi. Pasalnya, bertahun-tahun membangun komunikasi bersama masyarakat, namun hasilnya justru jauh dari apa yang diharapkan.

“5 tahun kami membangun berkonsolidasi bersama masyarakat, tetapi di penghujung kita tahu bersama itu jauh dari ekspektasi dan ini perlu kita evaluasi,” ungkapnya. “Sehingga kita bisa memberikan masukan kepada pimpinan kami di Jakarta, bagaimana posisi tawar kita hari ini dalam rangka menyambut kepemimpinan pemerintahan Republik Indonesia yang baru,” tambahnya.

Terkait Pilkada 2024, Dian mengatakan bahwa ada dua kader Hanura Jabar yang akan diusung di Kabupaten Purwakarta dan Kota Banjar.

“Kita ikut di 4 kabupaten/kota: Kota Banjar, Kabupaten Purwakarta, Kota Sukabumi, dan Kota Cirebon. Kader di Purwakarta ada juga di Banjar. Targetnya harus menang dan kita sedang membangun komunikasi dengan beberapa partai, mudah-mudahan sebelum dibukanya pendaftaran kita sudah clear,” tuturnya.

Disinggung soal sosok yang akan diusung di Pilgub Jabar 2024, Dian mengatakan bahwa hal tersebut juga akan dibahas dalam rapat kali ini.

“2018 kita kan mengusung Pak Ridwan Kamil. Tentunya hari ini akan kita bahas karena yang kita lihat calon-calon yang muncul masih tidak terlalu membuka diri atau deklarasi secara vulgar, jadi kita lihat-lihat saja dulu,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Hanura, Imam Ansori Saleh, mengatakan bahwa Rapimda ini akan mengevaluasi seluruh hasil dari Pemilu 2024.

“Tentu pertama itu tidak bisa dilepaskan dari pilpres, jadi kebetulan Hanura mendukung calon yang tidak menang jadi itu juga berpengaruh sekali kepada Partai Hanura, secara nasional kita evaluasi seperti itu,” ucap Imam.

“Jadi karena calon kita tidak menang dalam pilpres, itu berdampak pada perolehan di daerah,” lanjutnya.

Selain itu, dalam Rapimda ini juga nantinya akan dibahas mengenai strategi menghadapi Pilkada 2024. Tentunya, strategi tersebut disiapkan atas evaluasi dari hasil pemilu kemarin.

“Jadi kita harus evaluasi betul, tentu ini pengalaman untuk berikutnya, bagaimana kita memposisikan diri nanti akan berkoalisi dengan siapa, itu harus betul-betul matang,” tandasnya.

GELAR RAPIMDA II, DPD HANURA JABAR SIAP MENANGKAN PILKADA SERENTAK 2024

Bandung, Bappilu – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Rapat Pimpinan Daerah II (Rapimda II) di Grand Hotel Preanger, Jalan Asia Afrika No. 81, Kota Bandung, 23 Juli 2024. Acara tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting Partai Hanura, termasuk Drs. H. Akhmad Muqowam, Wakil Ketua DPP Partai Hanura sekaligus Ketua Bappilu DPP Partai Hanura, dan Imam Anshori Saleh, Wakil Ketua DPP Partai Hanura.

Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Jawa Barat, H. Dian Rahardian, S.H., M.H., juga hadir bersama Ketua DPC Partai Hanura seluruh Provinsi Jawa Barat, serta Ketua Sayap Partai DPD Lasmura dan Srikandi Jawa Barat. Beberapa tamu undangan dari koalisi partai seperti Ketua DPW Perindo dan PBB turut hadir dalam pembukaan Rapimda DPD Partai Hanura Provinsi Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Dian Rahardian menegaskan komitmen DPD Partai Hanura Jawa Barat untuk kembali meraih kejayaan dalam Pilkada Serentak 2024. “Kekalahan kemarin bukanlah kesalahan pasukan, namun komandannya. Saya selaku Ketua siap dievaluasi dan siap memenangkan Pilkada 2024 untuk mengembalikan kejayaan Hanura,” tegas Dian.

Rapimda II kali ini diharapkan menjadi momentum penting bagi Partai Hanura Jawa Barat untuk menyusun strategi dan memperkuat solidaritas internal partai demi meraih kemenangan pada Pilkada mendatang. Partai Hanura optimis dapat kembali meraih kepercayaan masyarakat dan memenangkan sejumlah kursi strategis di Jawa Barat.

Dengan semangat baru dan kepemimpinan yang kuat, Partai Hanura Jawa Barat siap menghadapi tantangan Pilkada Serentak 2024 dan berjuang untuk mengembalikan kejayaan partai di tengah masyarakat.

HANURA KALTENG SEPAKAT DUKUNG OSO SEBAGAI KETUA DPP

Palangka Raya, Bappilu – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) DPD Kalteng di Palangka Raya pada Minggu, 21 Juli 2024. Ketua DPD Hanura, Heriadi, menyampaikan bahwa Rapimda Hanura Kalteng sepakat untuk tetap mendukung Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Kami bulat mendukung Oesman Sapta Odang untuk periode ini sampai 2029,” kata Heriadi saat rangkaian Rapimda berlangsung.

Salah satu masukan yang diusulkan dalam Rapimda adalah percepatan pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas). Heriadi mengungkapkan bahwa jika Munas dilaksanakan pada Desember, hal tersebut akan menguras banyak energi karena diadakan setelah Pilkada serentak.

Selain itu, bulan Desember juga bertepatan dengan perayaan bagi umat Nasrani, sehingga banyak anggota yang tidak bisa optimal mengikuti kegiatan Munas. “Usulan kami ke pusat agar Munas dipercepat,” tegas Heriadi.

HANURA SULSEL DORONG OESMAN SAPTA ODANG KEMBALI JADI KETUM

Makassar, Bappilu – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali mengusulkan Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum (Ketum) DPP Hanura. Usulan ini muncul dari hasil Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) I DPD Hanura Sulsel yang berlangsung di Hotel Grand Malebu, 21 Juli 2024.

“Pertimbangannya, beliau sangat bekerja keras membesarkan Partai Hanura. Pak OSO adalah tokoh nasional yang sangat diperhitungkan. Kinerja beliau dalam membangun partai dan kontribusinya terhadap pembangunan daerah sangat luar biasa,” ujar Ketua DPD Hanura Sulsel, Kolonel (Purn) Amsal Sampetondok.

Selain mendorong OSO kembali memimpin Hanura, hasil Rapimda juga mengusulkan agar pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) DPP Hanura dimajukan dari jadwal awal, yakni Desember 2024.

“Jadwalnya Desember, tetapi rekomendasi dari Sulsel adalah agar Munas dimajukan. Keputusannya ada di DPP, tetapi kami mengusulkan untuk dimajukan karena ada Pilkada,” jelas Amsal.

Hanura Sulsel juga meminta pemerintah pusat untuk segera mencabut moratorium, guna memenuhi keinginan masyarakat terkait pembentukan daerah otonomi baru (DOB) untuk provinsi dan kabupaten/kota.

“Termasuk Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah. Potensi wilayah, demografi, sumber daya alam, dan sumber daya manusia di daerah tersebut sudah memadai dibanding daerah lain,” ungkapnya.

Amsal menambahkan, masyarakat sudah sejak lama menginginkan pembentukan Provinsi Luwu Raya. Oleh karena itu, perlu segera direalisasikan pemekaran Kabupaten Luwu Tengah yang sudah diusulkan sejak 20 tahun lalu.

“Untuk membentuk satu provinsi sesuai undang-undang, diperlukan lima kabupaten/kota. Di sana baru ada empat, jadi harus ada Luwu Tengah untuk pembentukan Provinsi Luwu Raya,” tegasnya.

DPD PARTAI HANURA PROVINSI KEPRI ADAKAN RAPIMDA, OESMAN SAPTA ODANG KEMBALI DIUSUNG JADI KETUA UMUM

Batam, Bappilu – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kepulauan Riau (Kepri) mengadakan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) 1 di Hotel Asia Link Nagoya, Batam, pada Sabtu, 20 Juli 2024. Dalam rapat tersebut, diputuskan untuk mempercepat pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) partai dan kembali mengusung Oesman Sapta Odang sebagai Ketua Umum.

Rapimda dihadiri oleh Ketua Bidang OKK DPP Partai Hanura Mayjen (Purn) Siswadi Tarigan, Ketua DPD Partai Hanura Kepri Bakti Lubis, Sekretaris DPD Partai Hanura Kepri Uba Ingan Sigalingging, Bendahara DPD Partai Hanura Kepri Rudi Chua, serta perwakilan dari tujuh DPC se-Kabupaten/Kota di Kepri.

Ketua DPD Hanura Kepri, Bakti Lubis, menjelaskan bahwa Rapimda ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat 38 DPD se-Indonesia. “Mayoritas DPD menyuarakan untuk melakukan percepatan Munas yang seharusnya dilaksanakan pada awal tahun 2025. DPD Hanura Kepri juga sepakat mengusung Pak Oesman kembali menjadi Ketua Umum, dan kami meminta Munas digelar tahun ini,” ujar Bakti.

Selain membahas agenda Munas, Rapimda juga membahas isu-isu internal partai yang hasilnya akan disampaikan pada Munas mendatang. “Hingga saat ini, ada dua usulan tempat untuk Munas, yaitu Batam dan Bali. Namun, kita akan menunggu keputusan DPP apakah ada alternatif kota lain yang lebih siap. Acara Munas bisa dihadiri 25-30 ribu orang, sehingga kita juga akan melihat kesiapan kota Batam,” tambahnya.

Ketua Bidang Organisasi DPP Hanura, Mayjen (Purn) Siswadi Tarigan, mengungkapkan bahwa beberapa DPD lain juga sedang melaksanakan Rapimda serupa. Ia menekankan pentingnya evaluasi terhadap kinerja internal partai, terutama pasca penurunan perolehan suara pada Pemilu Legislatif lalu.

“Semua struktur perlu melakukan evaluasi, terutama pasca Pileg lalu. Apakah pembinaan konstituen sudah dilaksanakan dengan baik dan efektif,” ungkap Siswadi. Ia juga menilai DPD Kepri telah melakukan yang terbaik, termasuk pembinaan organisasi hingga tingkat DPC dan PAC.

Dengan hasil Rapimda ini, Partai Hanura Kepri menunjukkan kesiapannya dalam menghadapi dinamika politik ke depan, termasuk percepatan Munas dan persiapan menghadapi Pilkada serentak.

RAPIMDA HANURA BENGKULU, USULKAN OSO LANJUTKAN KEPEMIMPINAN

Bengkulu, Bappilu – Dewan Pimpinan Daerah Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Bengkulu menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) di salah satu hotel di Kota Bengkulu pada Sabtu, 20 Juli 2024. Rapat ini dihadiri oleh unsur pimpinan Partai Hanura tingkat provinsi, kabupaten, dan kota se-Provinsi Bengkulu serta Wakil Sekjen DPP Hanura Drs. Zulhendri Chaniago dan Ketua DPD Hanura Provinsi Bengkulu Usin Abdi Putra Sembiring.

Ketua DPD Hanura Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring, menyampaikan bahwa Rapimda ini merupakan implementasi dari hasil rapat di 38 DPD se-Indonesia, di mana mayoritas DPD menyuarakan percepatan Munas yang rencananya akan dilaksanakan sebelum Pilkada Serentak 2024. DPD Hanura Bengkulu juga sepakat mengusung Ketua Umum H. Oesman Sapta (Oso) untuk melanjutkan kepemimpinannya di partai.

Usin menegaskan bahwa kepemimpinan Oso telah terbukti berhasil dalam mengembangkan partai, termasuk capaian Hanura di Bengkulu. “Kita minta itu, karena beliau (Oso) fokus terhadap mengembangkan Partai ini. Begitu juga capaian Hanura di Bengkulu sebagai bukti nyata keberhasilan kepemimpinan-nya,” ucap Usin. Oleh karena itu, pihaknya meminta agar konsolidasi ini dipercepat sehingga setelah Munas, instruksi partai dapat langsung dijalankan oleh kader, terutama yang berada di parlemen. Usin juga menekankan pentingnya menjaga marwah partai Hanura di Bengkulu sesuai perintah DPP.

Wakil Sekjen DPP Hanura Drs. Zulhendri Chaniago juga mengemukakan bahwa Rapimda ini adalah amanat dari organisasi, terutama pasal 34 yang memberikan kewenangan kepada kepengurusan tingkat provinsi untuk mengambil keputusan strategis mengenai kepemimpinan nasional. “Rapimda ini merupakan amanat dari organisasi terutama pasal 34 bahwa dalam rangka mengambil keputusan strategis untuk melanjutkan kepemimpinan di tingkat nasional, diberikan kewenangan ke masing-masing kepengurusan di tingkat provinsi se-Indonesia,” jelas Zulhendri.

Hasil dari Rapimda ini menunjukkan bahwa seluruh negeri kembali mengusulkan Osman Sapta untuk menjadi Ketua Umum DPP Hanura periode lima tahun mendatang. “Itu kesepakatan dan dibuatkan keputusannya untuk disampaikan dalam Rapimnas, termasuk juga kepada kepengurusan di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia,” pungkasnya.